Rabu, 16 Juni 2010

soal-soal administrasi pendidikan dan supervisi

Sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa (atau "murid") di bawah pengawasan guru. Sebagian besar negara memiliki sistem pendidikan formal, yang umumnya wajib. Dalam sistem ini, siswa kemajuan melalui serangkaian sekolah. Nama-nama untuk sekolah-sekolah ini bervariasi menurut negara (dibahas pada bagian Daerah di bawah), tetapi umumnya termasuk sekolah dasar untuk anak-anak muda dan sekolah menengah untuk remaja yang telah menyelesaikan pendidikan dasar.
Selain sekolah-sekolah inti, siswa di negara tertentu juga mungkin memiliki akses dan mengikuti sekolah-sekolah baik sebelum dan sesudah pendidikan dasar dan menengah. TK atau pra-sekolah menyediakan sekolah beberapa anak-anak yang sangat muda (biasanya umur 3-5 tahun). Universitas, sekolah kejuruan, perguruan tinggi atau seminari mungkin tersedia setelah sekolah menengah. Sebuah sekolah mungkin juga didedikasikan untuk satu bidang tertentu, seperti sekolah ekonomi atau sekolah tari. Alternatif sekolah dapat menyediakan kurikulum dan metode non-tradisional.
Ada juga sekolah non-pemerintah, yang disebut sekolah swasta. Sekolah swasta mungkin untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus ketika pemerintah tidak bisa memberi sekolah khusus bagi mereka; keagamaan, seperti sekolah Islam, sekolah Kristen, hawzas, yeshivas dan lain-lain, atau sekolah yang memiliki standar pendidikan yang lebih tinggi atau berusaha untuk mengembangkan prestasi pribadi lainnya. Sekolah untuk orang dewasa meliputi lembaga-lembaga pelatihan perusahaan dan pendidikan dan pelatihan militer.
Dalam homeschooling dan sekolah online, pengajaran dan pembelajaran berlangsung di luar gedung sekolah tradisional.
Daftar isi
[sembunyikan]
• 1 Terminologi
• 2 Sarana Prasarana Sekolah
o 2.1 Ruang Belajar
o 2.2 Kantor
o 2.3 Perpustakaan
o 2.4 Halaman/Lapangan
o 2.5 Ruang lain
• 3 Sekolah menurut status
• 4 Seragam sekolah
• 5 Lihat pula

Terminologi
Kata sekolah berasal dari bahasa latin: skhole, scola, scolae atau skhola yang memiliki arti waktu luang atau waktu senggang, dimana ketika itu sekolah adalah kegiatan di waktu luang bagi anak-anak ditengah-tengah kegiatan utama mereka, yaitu bermain dan menghabiskan waktu untuk menikmati masa anak-anak dan remaja. Kegiatan dalam waktu luang itu adalah mempelajari cara berhitung, cara membaca huruf dan mengenal tentang moral (budi pekerti) dan estetika (seni). Untuk mendampingi dalam kegiatan scola anak-anak didampingi oleh orang ahli dan mengerti tentang psikologi anak, sehingga memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya kepada anak untuk menciptakan sendiri dunianya melalui berbagai pelajaran diatas.
Saat ini, kata sekolah berubah arti menjadi: merupakan bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran.Sekolah dipimpin oleh seorangKepala Sekolah. Kepala sekolah dibantu oleh wakil kepala sekolah.Jumlah wakil kepala sekolah di setiap sekolah berbeda, tergantung dengan kebutuhannya.Bangunan sekolah disusun meninggi untuk memanfaatkan tanah yang tersedia dan dapat diisi dengan fasilitas yang lain.
Ketersediaan sarana dalam suatu sekolah mempunyai peran penting dalam terlaksananya proses pendidikan.

Sarana Prasarana Sekolah
Ukuran dan jenis sekolah bervariasi tergantung dari sumber daya dan tujuan penyelenggara pendidikan. Sebuah sekolah mungkin sangat sederhana dimana sebuah lokasi tempat bertemu seorang pengajar dan beberapa peserta didik, atau mungkin, sebuah kompleks bangunan besar dengan ratusan ruang dengan puluhan ribu tenaga kependidikan dan peserta didiknya. Berikut ini adalah sarana prasarana yang sering ditemui pada institusi yang ada di Indonesia, berdasarkan kegunaannya:
Ruang Belajar
Ruang belajar adalah suatu ruangan tempat kegiatan belajar mengajar dilangsungkan. Ruang belajar terdiri dari beberapa jenis sesuai fungsinya yaitu:
 Ruang kelas atau ruang Tatap Muka, ruang ini berfungsi sebagai ruangan tempat siswa menerima pelajaran melalui proses interaktif antara peserta didikdengan pendidik, ruang belajar terdiri dari berbagai ukuran, dan fungsi.
 Ruang Praktik/Laboratorium ruang yang berfungsi sebagai ruang tempat peserta didik menggali ilmu pengetahuan dan meningkatkan keahlian melalui praktik, latihan, penelitian, percobaan. Ruang ini mempunyai kekhususan dan diberi nama sesuai kekhususannya tersebut, diantaranya:
 Laboratorium Fisika/Kimia/Biologi,
 Laboratorium bahasa,
 Laboratorium komputer,
 Ruang keterampilan, dll

Kantor
Ruang kantor adalah suatu tempat dimana tenaga kependidikan melakukan proses administrasi sekolah tersebut, pada institusi yang lebih besar ruang kantor merupakan sebuah gedung terpisah.

Perpustakaan
Sebagai satu institusi yang bergerak dalam bidang keilmuan, maka keberadaan perpustakaan sangat penting.Untuk meminjam buku, murid terlebih dahulu harus mempunyai kartu peminjaman agar dapat meminjam sebuah buku.
Halaman/Lapangan
Merupakan area umum yang mempunyai berbagai fungsi diantaranya:
 tempat upacara
 tempat olahraga
 tempat kegiatan luar ruangan
 tempat latihan
 tempat bermain/beristirahat

Ruang lain
 Kantin/cafetaria
 Ruang organisasi peserta didik (OSIS, Pramuka, Senat Mahasiswa, dll)
 Ruang Komite
 Ruang keamanan
 Ruang produksi, penyiaran dll.
Sekolah menurut status
Menurut status sekolah terbagi dari:
 Sekolah negeri, yaitu sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan perguruan tinggi.
 Sekolah swasta, yaitu sekolah yang diselenggarakan oleh non-pemerintah/swasta, penyelenggara berupa badan berupa yayasan pendidikan yang sampai saat ini badan hukumpenyelenggara pendidikan masih berupa rancangan peraturan pemerintah.

Seragam sekolah
Kewajiban mengenakan seragam sekolah diterapkan berbeda-beda di beberapa negara. Beberapa negara mengharuskan seragam sementara beberapa lainnya bebas.


Sarana dan Prasarana Sekolah
No. JENIS RUANG JUMLAH
1 Ruang Belajar 33 ruang
2 Ruang Laboratorium IPA 3 ruang
3 Ruang Lab Bahasa 3 ruang
4 Ruang Lab Komputer 3 ruang
5 Ruang Guru 1 ruang
6 Ruang Perpustakaan 1 ruang
7 Ruang BK 1 ruang
8 Ruang Kepala Sekolah 1 ruang
9 Ruang Wakil Kepala Sekolah 1 ruang
10 Ruang Komite 1 ruang
11 Ruang Tata Usaha 1 ruang
12 Ruang Percetakan/foto copy 1 ruang
13 Ruang Audio Visual 1 ruang
14 Ruang Studio Musik 1 ruang
15 Ruang OSIS 1 ruang
16 Ruang UKS 1 ruang
17 Ruang Alumni 1 ruang
18 Ruang Klinik Bidang Studi 1 ruang
19 Ruang Keputrian 1 ruang
20 Ruang Rokris/Rokat 1 ruang
21 Ruang Rohis 1 ruang
22 Tempat Ibadah (Masjid) 1 buah
23 Lapangan Basket 1 buah
24 Lapangan Bulutangkis 2 buah
25 Lapangan Volly 1 buah
26 Lapangan Futsal 1 buah
27 Panggung Teater 1 buah
28 Ruang Serbaguna/Aula 1 buah
29 Toilet Siswa 36 kamar
30 Ruang Satpam 1 ruang
31 Kantin 1 buah
32 Koperasi 2 Ruang
33 Gedung Serba guna/menza 1 buah






PENGELOLAAN
BIDANG SARANA PRASARANA



Pengelolaan bidang sarana prasaran sekolah diprioritaskan pada upaya sebagai berikut :

Mengelola dan mendayagunakan sumber daya sarana prasarana yang ada.

Mengembangkan dan meningkatkan sumber daya yang ada dengan mempertimbangkan mobilitas kebutuhan dalam upaya peningkatan mutu sekolah.

Komplek SMA Negeri 1 Surabaya dibangun di atas tanah seluas 600 M2 dengan gedung utama berlantai dua dan seluruh bangunannya seluas 7.298, 24 M2. Lahan yang tidak digunakan untuk bangunan dipakai untuk sarana lapangan olahraga, parkir dan upacara bendera.

Di samping itu sarana penunjang lainnya dibedakan menjadi 2 (dua) kelompok ruangan yaitu ruang belajar dan ruang administrasi / ruang penunjang, antara lain :

Ruang belajar : 18 ruang
Ruang Kepala Sekolah : 1 ruang
Ruang guru : 1 ruang
Ruang kantor : 1 ruang
Laboratorium : 5 ruang
Ruang OSIS/ kegiatan OSIS : 1 ruang
UKS : 1 ruang
Ruang media : 1 ruang
Ruang ibadah : 2 ruang
Kantin : 1 ruang
Aula : 1 ruang
Ruang Koperasi OSIS : 1 ruang

Demikianlah sekilas gambaran profil SMA Negeri 1 Surabaya secara singkat dapat dinyatakan bahwa SMA Negeri 1 Surabaya adalah SMA yang berupaya keras mengantarkan peserta didik untuk dapat berkembang seoptimal mungkin melalui kesederhanaan sarana prasarana, keuletan Bapak / Ibu guru dan karyawan.

Oleh sebab itu akan lebih nyata dan bijaksana jika pihak-pihak yang berkeinginan mengenal lebih dekat SMA Negeri 1 Surabaya berkunjung ke SMA Negeri 1 Surabaya. Dengan demikian profil SMA Negeri 1 Surabaya dapat terekam secara nyata dengan berbagai problematik yang dihadapinya.

Berbagai saran dan pembinaan demi peningkatan mutu SMA Negeri 1 Surabaya sangat dinantikan, utamanya para Alumni yang sudah berhasil berkenan membantu sarana prasarana guna melengkapi penunjang kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Surabaya yang tercinta ini



SARANA & PRASARANA SEKOLAH INDONESIA MOSKOW
Sejak awal berdirinya pada tahun 1963, Sekolah Indonesia Moskow telah menempati gedung di sudut selatan Compound KBRI Moskow, atau tepatnya di belakang Wisma Duta (Kediaman Duta Besar) KBRI Moskow di Novokuznetskaya Ulitsa 12, Moskow, Federasi Rusia. Saat itu, karena jumlah siswa yang memang sedikit, SIM hanya menggunakan 5 ruangan, dan selebihnya digunakan sebagai tempat tinggal staf jaga KBRI Moskow.
Setelah resmi diakui pada tahun 1968, seluruh bangunan di sudut selatan KBRI Moskow tersebut diserahkan kepada SIM, dan pada tahun 1970an seiring dengan bertambahnya jumlah siswa, SIM mendapatkan lagi tambahan ruangan di sebelah utara kompleks KBRI Moskow. Selain itu, SIM juga memiliki dua ruang belajar di basement Gedung Utama KBRI Moskow serta satu ruang Laboratorium IPA terpadu (Fisikia, Kimia, Biologi) di lantau 3 KBRI Moskow. Ruang Laboratorium IPA terpadu ini adalah wujud perhatian Bapak Hamid Awaludin, Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Belarusia, yang “menyulap” salah satu ruangan di lantai 3 tersebut menjadi ruang Praktikum.
Berikut Sarana & Prasarana yang dimiliki oleh Sekolah Indonesia Moskow pada tahun ajaran 2008 – 2009 :
1. Ruang Belajar : 8 Ruangan
2. Lab. Komputer : 1 Ruangan
3. Ruang Guru : 1 Ruangan
4. Ruang Kepala Sekolah : 1 Ruangan
5. Dapur : 1 Ruangan
6. Basement : 1 Ruangan
7. Laboratorium IPA : 1 Ruangan
8. Ruangan TK : 1 Ruangan
9. Sarana Pendukung lainnya :

9.1. Jaringan Internet Berkecepatan Tinggi
Sejak bulan Maret 2009, Sekolah Indonesia Moskow telah memasang jaringan internet berkecepatan tinggi yang dapat diakses oleh guru dan siswa, baik melalui cable LAN maupun Wireless Area Network. Sebelumnya, jaringan internet SIM memanfaatkan LAN dari KBRI dan ini dirasa sangat lambat karena jarak akses yang cukup jauh.

9.2. Komputer
9.2.1. Lab.Komputer SIM memiliki 10 unit komputer untuk siswa dan 1 unit komputer untuk pengajar yang kesemuanya terhubung dengan jaringan LAN dan atau Wifi yang dipergunakan juga untuk mengakses internet
9.2.2. Masing-masing guru disediakan satu unit komputer personal dengan spesifikasi tinggi yang juga terhubung dengan jaringan LAN untuk memperlancar pengelolaan administrasi belajar mengajar dan tentunya juga untuk mengakses berbagai informasi melalui internet

9.3. Laptop dan LCD Proyektor
Sekolah Indonesia Moskow memiliki dua buah laptop dan satu buah LCD Proyektor. Peralatan canggih ini dimanfaatkan secara bergantian oleh para guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

9.4. Perpustakaan
SIM tidak memiliki ruangan khusus untuk perpustakaan, namun semua ruang kelas semaksimal mungkin digunakan untuk menampung buku-buku yang diletakkan di dalam lemari atau rak buku. Selain itu, SIM juga dapat memanfaatkan ruang perpustakaan KBRI Moskow sebagai sarana perpustakaan dan ruang belajar.

9.5. Sarana Olah Raga
Salah satu keuntungan Sekolah Indonesia Moskow terletak di dalam kompleks KBRI adalah terbukanya kesempatan untuk memanfaatkan sarana olah raga yang ada di lingkungan KBRI. Sarana tersebut meliputi :
9.5.1. Tenis lapangan
9.5.2. Lapangan Tenis Meja
9.5.3. Lapangan Basket
9.5.4. Lapangan Futsal
9.5.5. Ruang Fitness

9.6. Alat-Alat Musik
Sekolah Indonesia Moskow memiliki seperangkat alat musik band yang cukup baik untuk digunakan oleh para siswa dalam menyalurkan bakat mereka di dunia musik.
Untuk meningkatkan mutu layanan terhadap siswa, Sekolah Indonesia Moskow juga secara terus menerus melakukan peningkatan sarana dan prasarana dengan melakukan perbaikan, penggantian, dan pembelian berbagai kebutuhan sarana untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih berkualitas.
Profil Pengajar

Syaripudin Zuhri
“BILA KAU TIDAK MENINGGALKAN APA-APA KETIKA KAU MATI NANTI, MAKA BUAT APA KAU DILAHIRKAN”, itulah motto yang selalu dipegang pria bernama lengkap Syaripuddin Zuhri, putra Betawi yang dilahirkan pada tanggal 3 Maret 1963 tersebut.
Selengkapnya
Learning Resources
• Kalender Akademik
Selengkapnya
Students Blog
• Akbar Rafenska Wiratama Uloli
• Argya Hastubrata Basundara
• Lestari Noorikawati Anggraeni
• Ma'arif Sukma Indrawan
• Ikhwan Prasetyo Wibowo
Selengkapnya

Kontak
Sekolah Indonesia Moskow
Kompleks Kedutaan Besar Republik Indonesia
Moscow - Federasi Rusia

Novokuznetskaya, Ulitsa 12, Moscow Federasi Rusia, 109017
Telp. +7 (495) 9519549 - 50 Ext. 248, 249, 269
Fax. +7(495)7354431

Email :
info@simoskow.sch.id





PENATAAN SARANA FISIK SEKOLAH
Dalam penataan sarana fisik sekolah diharapkan pada setiap ruangan agar :
1. Tidak ada coretan pada tembok
2. Tidak ada kotoran/sampah
3. Peralatan di dalam rungan agar tersusun rapi
Di samping itu pada setiap ruangan harus memenuhi syarat kesehatan yaitu adanya pentilasi dan pencahayaan yang cukup sehingga ruangan tetap terang dan tidak pengap( sirkulasi udara lancer dan tetap segar )
Ruangan Kelas
SMA Negeri 2 Semarapura saat ini memiliki ruang Kegiatan Belajar Mangajar sebanyak 15 ruang dan saat ini ruangan dalam kondisi baik dengan pengelolaan, perawatan serta pemeliharaannya diserahkan kepada kelas yang menempati ruangan tersebut, serta iddampingi oleh wali kelas masing-masing. Di setiap ruangan saat ini telah terpasang kipas angina untuk meningkatkan kenyamanan siswa dalam belajar, karena suasana yang panas/gerah akan mengganggu kosentrasi siswa dalam belajar. Selanjutnya tugas dan kewajiban anggota kelas yang menempati ruangan tersebut telah dibagi sesuai dengan program 9 K di bawah pembinaan guru-guru yang telah ditunjuk oleh Kepala Sekolah. Adapun 9 K yang dimaksud yaitu :
1. Keamanan
2. Kebersihan
3. Ketertiban
4. Keindahan
5. Kekeluargaan
6. Kerindangan
7. Kebersamaan
8. Keteladanan
9. Kesehatan
Setiap ruangan kelas dilengkapi dengan administrasi kelas seperti : denah tempat duduk siswa, pembagian piket harian, petugas 9 K, daftar pelajaran, struktur kelas, tata tertib siswa serta jurnal kelas. Selain itu dimasing-masing kelas juga dilengkapi dengan alat-alat kebersihan ruangan, diantaranya : sapu lidi, sapu ijuk, serok, keset dan lain-lain. Sebagai perlengkapan kelas lainnya juga ada gambar Burung Garuda, Presiden dan Wakil Presiden, gambar-gambar pahlawan, slogan-slogan serta hiasan-hiasan lainnya. Untuk memperindah penataan ruangan kelas juga dilengkapi dengan taplak meja dan pas bunga serta pot bunga hidup.
Ruangan Laboratoruim
Sampai saat ini SMA Negeri 2 Semarapura baru memiliki satu ruang laboratorium biologi, satu ruang laboratorium kimia, satu ruang laboratorium bahasa, satu ruang laboratorium computer, satu ruang multimedia dan satu ruang TRRC (Teacher Research Resource Centre ). Di masing-masing ruangan ini juga dilengkapi dengan struktur, tata tertib, inventaris serta jadwal penggunaan masing-masing.
Ruang Perpustakaan.
Perpustakaan merupakan salah satu sarana untuk menambah ilmu pengetahuan (sumber belajar) atau gedung ilmu pengetahuan bagi siswa, guru maupun pegawai tata usaha.
Sampai saat ini perpustakan SMA 2 Semarapura memiliki koleksi buku sebanyak judul 561 judul buku terdiri dari 2.787 eksplar baik berbentuk fiksi, non fiksi dan refrensi.
Ruang perpustakaan juga dilengkapi dengan struktur, grafik, tata cara peminjaman buku, tata tertib, inventaris ruang serta tugas dan tanggung jawab pustakawan dan slogan-slogan. Selain perpustakaan yang konvensional SMA Negeri 2 Semarapura sudah mengembangkan perpustakaan elektronika yaitu melalui media internet karena di perpustakaan sudah dilengkapai dengan satu buah computer yang connect dengan jarinagn internet dan dapat dimanfaatkan untuk mengakses situs pendidikan.
Ruang Guru
Di ruang guru disediakan dua buah meja untuk pemimpin rapat, karena ruang guru juga difungsikan untuk ruang rapat bagi guru. Di samping itu guru-guru juga dusiapkan meja sendiri-sendiri sesuai dengan kelompok mata pelajarannya. Meja tersebut dimanfaatkan oleh masing-masing guru untuk menyimpan perlengkapan-perlengkapan erkait dengan kegiatan belajar mengajar. Di ruang guru terpampang daftar pelajaran, daftar piket, kalender pendidikan. Selain itu ruang guru juga dilengkapai dengan satu set kursi tamu, ampliplayer, werlis dengan mic untuk memprmudah menyampaikan informasi yang bersipat segera dan penting kepada para siswa maupun guru-guru yang sedang menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar di kelas.
Ruang Tata Usaha
Ruang tata usaha letaknya satu local dengan rung kepala sekolah, wakil kepala sekolah serta ruang tamu. Di ruang tamu terdapat satu set kusi tamu. Di ruang tata usaha terdapat beberapa meja sebagai sarana bagi pegawai untuk menjalankan tugas dan kegiatannya sesuai dengan bagiannya masing-masing, seperti bagian kepgawaian, persuratan, inventaris, kesiswaan, kurikulum, keuangan dan administrasi sekolah. Di dalam ruang tata usaha terpampang beberapa papan yang memuat data tntang DUK guru dan pegawai, data siswa serta papan lainnya yang memuat data dalam hubunganya dngan administrasi sekolah. Di ruang ini juga dilengkapai dengan tiga buah computer beserta printernya guna memudahkan pegawai dalam melaksanakan tugasnya.
Ruang Kepala Sekolah
Sebagai pusat kepemimpinan di sekolah, Kepala Sekolah memegang peranan yang sangat penting. Untuk itu ruang kepala sekolah telah diatur sedemikian rupa sehingga tampak rapid an indah. Di ruangan ini terdapat administrasi dan kelengkapannya yang terkait dengan tugas-tuga kepala sekolah. Di samping itu di ruang kepala sekolah juga dilengapi dengan rak sebagai tempat untuk menyimpan file-file, foto-foto/album. Untuk lebih indah serta sejuknya ruangan kepala sekolah dlengkapi dengan air conditioner (AC) serta patung garuda dan lukisan-lukisan. Di ruang ini juga terdapat satu unit computer dan satu unit pesawat telepon ayng dilengkapi dengan faximil.
Ruang Wakil Kepala Sekolah
Ruang wakil kepala sekolah terdapat di sebelah ruang kepala sekolah sehingga memudahkan kepala sekolah melakukan koordinasi dengan para wakilnya. Di ruang ini terdapat beberapa rak aluminium sebagai tempat untuk memajang piagm-piagam, pila-piala, serta penghargaan lainnya sebagai bukti prestasi yang pernah diraih oleh SMA Negeri 2 Semarapurabaik di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, propinsi maupun tingkat nasional. Diruang wakil kepala sekolah juga dipajang grafik perolehan nilau ujian nasional bagi siswa kelas tiga yang sudah tamat. Juga, diruang ini terpajang perjalanan sekolah sejak jaman SPG menjadi SMU 3 Klungkung dan kemudian menjadi SMA Negeri 2 Semarapura serta dilengkapi dengan foto-foto kepala sekolah yang pernah menjabat sejak SPG sampai sekarang.
Di ruang ini juga terdapat satu set kursi tamu untuk menerima tamu baik yang menunggu menghadap kepala sekolah maupun amu lainnya yang berhubungan dengan pengelola sekolah.
Ruang Komite Sekolah
Ruang Komite Sekolah menjadi atu local dengan ruang Bimbingan Konseling dan ruang ibadah. Ruang komite terdiri dari satu ruang rapat untuk pengurus komite dan satu ruang lagi sebagai kantor ketua komite. Kesehariannya ruang ini dipergunakan oleh ketua komite sebagai tempat untuk mengkoordinasikan kegiatan komite demi kemauan sekolah. Di dalam ruangan konite sekolah dilengkapi dengan kipas angina untuk kenyamanan pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh pengurus komite sekolah.
Ruang Bimbingan dan Konseling.
Sebagai upaya untuk memberikan pelayanan kepada para siswa yang menghdapi masalah dalam belajar, maka bimbingan dan konseling sekolah mutlak diperlukan. Terkait dengan hal tersebut maka SMA Negeri 2 Semarapura menyediakan satu ruangan khusus untuk memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada siswa.
Mengingat pentingnya bimbingan dan konseling di sekolah khususnya di SMA Negeri 2 Semarapura, telah diorganisasikan dengan baik sehingga layanan bimbingan dan konseling dapat membantu siswa untuk mencapai cita-citanya di masa ang akan dating. Adapun segala inventaris dan administrasi bimbingan dan konseling telah dirancang khusus seperti bimbingan konseling pola 17. Pola 17 tersebut meliputi diantaranya : azas-azas bimbingan konseing, program kegiatan bimbngan dan konseling, struktur guru pembimbing, organisasi pelyanan guru pembimbing, mekanisme penanganan siswa bermasalah, serta pembagian yugas pembimbing.
Ruang Aula
Ruang ini terletak di belakang ruang kepala sekolah menghadap ke lapangan upacara. Di dalam ruangan ini terdapat seperangkat gong. Di ruangan ini dilaksanakan aktivitas yan berkaitan dengan kegiatan kesenian seperti : menari, tabuh, mekidung, paduan suara serta kegiatan-kegiatan seni lainnya. Ruangan ini sudah dilengkapi panggung permanent sehingga dapat difungsikan untuk penyelenggaraan pentas kesenian.
Ruang UKS
Ruang UKS terletak di sebelah barat laboratorium Bahasa. Ruang ini dilengkapi dengan ruang periksa, almari obat, Snllen Chart, tempay cuci tangan, P3K, timbangan badan, Pengukur tinggi badan, tensimeter, thermometer. Di samping itu di ruangan ini juga dipajang program kerja UKS, Struktur organisasi UKS, serta peralatan lain yang berkaitan dengan kegiatan UKS. Selain alat-alat tersebut di atas ruang UKS juga dilengkapi dengan beberapa obat ringan seperti obat luka, obat gosok, perban, oralit dan lain-lain.
Ruang OSIS, Pramuka dan PMR
Karena terbatanya ruang yang ada, maka ruang OSIS, Pramuka dan PMR dijadkan satu ruangan. Pada ruang ini dilengkapi dengan struktur organisasi OSIS, Pembina OSIS, Pramuka, Program kerja OSIS, serta dilengkapi dengan barang-baranginventaris ang digunakan dalam ruangan ini.
Tempat/Ruang Ibadah.
Sekolah merupakan pusat pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, maka dari itu setiap sekolah sudah seharusnya menyediakan tempat ibadah. Demikian halnya dengan SMA Negeri 2 Semarapura, namun karena terbatasnya sarana dan prasarana, maka sekolah baru mampu menyediakan tempat ibadah bagi umat Hindu berupa Pura ( Padmasana) serta sebuah ruangan yang menjadi satu dengan ruang OSIS, Pramuka dan PMR sebagai ruang ibadah bagi siswa yang beragama Islam, sedangkan untuk yang beragama Kristn dan Budha melaksanakan kegiatan ibadah di tempat ibadahnya masing-masing, karena pihak sekolah belum bias memnuhi sarana dan prasarananya.
Ruang Koperasi
Ruang koperasi memanfaatkan ruang bekas Mess guru waktu jaman SPG dulu, yang letaknya bersebelahan dengan ruang multimedia. Di ruangan ini terdapat barang-barang koperasi siswa dan koperasi guru serta dilengkapi dengan struktur organisasinya
Kamar Mandi/WC
Kamar mandi dan WC sangat berperan dalam mewujudkan sekolah yang bersih dan sehat, oleh karena itu SMA Negeri 2 Semarapura menyediakan kamar mandi dan WC untuk guru, pegawai dan siswa. Kamar mandi/WC guru dan pegawai terdiri dari 3 (tiga) buah yaitu 2 (dua) buah di sebelah ruang tata usaha dan sebuah lagi di ruang guru yang semuanya dilengkapi dengan wastafel. Sedangkan kamar mandi/WC siswa terletak dibelakang ruang KBM yang berjumlah 10(sepuluh) buah terdiri dari 5 buah kamar mandi/WC laki-laki dan 5 buah untuk perempuan. Menyangkut masalah kebersihan kamar mandi/WC, selain dilakukan oleh siswa secara bergiliran, juga dilakukan oleh petugas kebersihan khusus. Untuk pengadaan air kamar mandi/WC sampai saat ini belum ada hambatan yang berarti. Dalam setiap kamar mandi/WC dilengkapi dengan sikat, lap pel, karbol dan pengharum ruangan sehingga kondisi kamar mandi/WC tetap dalam keadaan bersih, sehat dan wangi.
Ruang Kantin
Di SMA Negeri 2 Semarapura terdapat 5 buah kantin yang berjejer menjadi satu lokasi di sebelah timur Perpustakaan atau di belakang ruang guru. Di kantin ini dijual berbagai makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh siswa. Di depan masing-masing kantin disediakan tempat duduk bagi siswa untuk makan dan minum pada jam-jam istirahat. Makanan dan minuman yang dijual di kantin diupayakan untuk dibungkus, dengan maksud untuk menghindari terkontaminasinya makanan dan minuman dengan udara luar ataupun lalat, yang mana hal ini dapat mngurangi kualitas kesehatan dari makanan dan minuman tersebut. Untuk tempat cuci alat/cuci tangan dipergunakan air PAM yang mengalir melalui keran yang tersedia disana. Sedangkan tempat penampungan sampah kantin disediakan tong sampah besar dan sebuah gerobak dorong sehingga sampah segera dapat dibuang ke pembuangan akhir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar